..... GALERY PHOTO KELURAHAN MUKTISARI .....

Senin, 15 September 2014

RAPAT MENYAMBUT HARI PANGAN SEDUNIA TAHUN 2014 DI KELURAHAN MUKTISARI

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 16 Oktober, ketika Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa, didirikan pada tahun 1945.
Hari Pangan Sedunia didirikan oleh negara-negara anggota FAO pada konferensi umum ke-20 bulan November 1979. Delegasi Hongaria Menteri Pertanian dan Pangan, Dr. Pal Romany berperan penting pada konferensi tersebut dan mengusulkan ide perayaan Hari Pangan Sedunia. Hal ini telah diperhatikan setiap tahun di lebih dari 150 negara, meningkatkan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan.
Sejak tahun 1981, Hari Pangan Sedunia mengadopsi berbagai tema untuk perayaan tiap tahunnya dengan tujuan menekankan pada bagian penting dari dunia pangan yang memerlukan perhatian khusus.
Kelurahan Muktisari menyambut dengan antusias sehingga rapat dan musyawarah diadakan di aula Kelurahan Muktisari untuk menentukan produk pertanian yang akan ditampilkan pada saatnya nanti. Semua produk merupakan hasil dari perkembangan Pertanian di tiap daerah se Kota Banjar.

Kamis, 11 September 2014

Lurah Muktisari Membuka Acara Pertemuan Tutor PAUD Se Kecamatan Langensari

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberianrangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 5 perkembangan, yaitu : perkembangan moral dan agama, perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan/kognitif (daya pikir, daya cipta), sosio emosional (sikap dan emosi) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendiknas no 58 tahun 2009.
Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:
  • Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
  • Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah, sehingga dapat mengurangi usia putus sekolah dan mampu bersaing secara sehat di jenjang pendidikan berikutnya.
Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun (masa emas).
Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini
  • Infant (0-1 tahun)
  • Toddler (2-3 tahun)
  • Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
  • Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Untuk Kesuksesan Program PAUD dengan rutin diselenggarakan pertemuan antara Tutor bertempat di PAUD Melati 3 Kelurahan Muktisari.

Sosialisasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau biasa disingkat STBM di Muktisari

Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau biasa disingkat STBM adalah salah satu program nasional pemerintah Indonesia yang bergerak di bidang sanitasi.
Berangkat dari keprihatinan akan banyaknya sarana sanitasi yang telah dibangun berbagai pihak untuk masyarakat yang akhirnya terlantarkan, pemerintah Indonesia memutuskan membuat satu program sanitasi yang berfokus pada perubahan perilaku.
Perubahan perilaku dianggap penting, karena hal ini yang menjadi dasar dari keberlanjutan akses masyarakat pada sanitasi yang akhirnya berujung pada peningkatan kesehatan.
Program STBM bermula dari studi banding pemerintah dan pemerhati sanitasi untuk mempelajari CLTS pada 2004. Saat ini, dengan berkembangnya program STBM, masih banyak pihak belum melihat arti strategis program ini dalam peningkatan kesehatan masyarakat.
Oleh Karena itu Wilyah Kelurahan Muktisari mulai memperkenalkan secara bertahap program nasional terebut. Seperti halnya di lingkungan Langen RT 06 RW 02. Dengan dukungan penuh Lurah Muktisari dengan Dinas Kesehatan, maka  diadakan sosialisasi STBM yang dihadiri warga etempat yang sebelumnya telah diundang untuk hadir. Kesuksesan program ini akan menguntungkan setiap warga dengan menanamkan arti pentingnya kesehatan dan sanitasi baik diri pribadi juga masyarakat sekitar. ***

Selasa, 09 September 2014

Musyawarah Masa Tanam Wilayah Kelurahan Muktisari September 2014

Pada hari Selasa 10/09/2014, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari yang dihadiri oleh Lurah Muktisari, Ketua LPM, Petugas PPL dari BPP Kelurahan Muktisari serta Kelompok Tani dan Pemilik Mesin Traktor Se Wilayah Kelurahan Muktisari telah dilaksanakan Musyawarah Masa Tanam Wilayah Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari Kota Banjar.

Berdasarkan Hasil Musyawarah disepakati ;

  1. Kelompok Tani dan Pemilik Traktor Siap bersedia mengikuti arahan dari pemerintah (Dinas Pertanian) mengenai aturan pola dan masa tanam yang telah ditentukan, diharapkan akan terjadi masa tanam yang serempak.
  2. Pemilik Traktor Bersedia untuk senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan pemilik sawah.

Dengan Telah dilaksanakan musyawah mudah-mudahan pertanian khususnya kelurahan muktisari akan maju dan berhasil.


Senin, 08 September 2014

KKN STAIMA Kota Banjar di Kelurahan Muktisari

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu kegiatan perkuliahan dan kerja lapangan yang merupakan pengintegrasian dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa secara pragmatis, berdimensi luas melalui pendekatan interdisipliner, komprehensif, dan lintas sektoral.

Sebagai bentuk pengabdian kepada Masyarakat (PPM), KKN wajib diikuti oleh mahasiswa program strata 1 (S1). Bagi mahasiswa, KKN bertujuan untuk a) memperoleh pengalaman belajar yang berharga melalui keterlibatan dalam masyarakat secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis dan interdisipliner; b) dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu, teknologi, dan seni dalam upaya menumbuhkan , mempercepat serta mempersiapkan kader-kader pembangunan; dan c) memperoleh dan mentranformasikan pengetahuan, sikap dan keterampilan dari dan kepada warga masyarakat dalam memecahkan masalah pembangunan secara pragmatis melalui pendekatan interdisipliner, komprehensif, dan lintas sektoral.
Sedangkan, bagi perguruan tinggi KKN, bertujuan untuk a) menghasilkan sarjana pengisi teknostruktural dalam masyarakat yang lebih mengahayati kondisi, gerak, dan permasalahan yang kompleks yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan; b) meningkatkan hubungan dengan Pemerintah daerah, Instansi Teknis, dan masyarakat sehingga dapat lebih berperan dalam menyelesaikan kegiatan pendidikan serta penelitian dengan tuntutan nyata dari masyarakat yang sedang membangun.
Pada Hari Senin tanggal 08 September 2014 Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al-Azhar Mengadakan Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Muktisari diterima langsung oleh Lurah Muktisari Jajat Sudrajat. Jumlah Peserta KKN sebanyak 12. Delapan Orang laki-laki sisanya perempuan.
Lurah Muktisari dalam sambutannya mengatakan agar tidak sungkan untuk bertanya apapun tentang pelayanan yang biasa dilaksanakan. Juga beliau berpesan agar selama menjalankan tugas KKN menjaga nama baik almamater, pribadi juga kelurahan.**

Senin, 01 September 2014

Pembangunan Drainase Jalan Banjar Langen TA 2014

Mendengar kata hujan, mungkin yang terbayang di benak kita adalah banjir. Hal ini kerap terjadi karena biasanya saat hujan turun sebagian besar air akan meluap dan menimbulkan genangan ataupun banjir. Namun sebaliknya, ketika musim kemarau sumber air banyak yang mengalami kekeringan karena cadangan air tanah permukaan yang ada habis disedot untuk keperluan rumah tangga dan industri. Salah satu solusi konkret untuk masalah tersebut adalah dengan memperbaiki sistem drainase.



Drainase didefinisikan sebagai pembuangan air permukaan, baik secara gravitasi maupun dengan pompa dengan tujuan untuk mencegah terjadinya genangan, menjaga dan menurunkan permukaan air sehingga genangan air dapat dihindarkan. 

Drainase perkotaan berfungsi mengendalikan kelebihan air permukaan sehingga tidak merugikan masyarakat dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Kelebihan air tersebut dapat berupa air hujan, air limbah domestik maupun air limbah industri. Oleh karena itu drainase harus terpadu dengan sanitasi, sampah, pengendali banjir dan lainnya. 



Wilayah Kelurahan Muktisari melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjar mulai hari Sabtu 19 Juli 2014 melaksanakan Pembangunan Darainase di jalan Banjar Langen. Pelaksanaan Pembangunan juga diikuti dengan partisipasi masyarakat karena sebelum pelaksanaan pekerjaan dinas terkait melaksanakan sosialisasi dengan masyarakat tentang pelaksanaan pekerjaan.

Mudah-mudahan kedepan dengan telah dibangunnya saluran drainae tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta bersama-sama memeliharanya untuk kepentingan bersama. ***

Senin, 25 Agustus 2014

REALISASI PENGASPALAN JALAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MUKTISARI TA 2014

Program Pengaspalan Jalan lingkungan wilayah Kelurahan Muktisari dilaksanakan berdasarkan usulan musrenbang TA 2013. 





Proses Pelaksanaan Pekerjaan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya melalui Pihak ke-3.



Pelaksanaan Pekerjaan melalui beberapa tahap, diantaranya sebelum pelaksanaan proyek dilaksanakan terlebih dahulu diadakan sosialisasi kepada masyarakat setempat. 







Beberapa lokasi pekerjaan pengaspalan yang sudah selesai diantaranya jalan lingkungan Babakan Rt.04 Rw.03 (mesjid Al-Ikhlas). Jalan lingkungan Rt. 01 dan Rt. 02 Rw. 02. Jalan Lingkungan Rt. 02 Rw. 01